"Sebenarnya tidak langka, kalau langka itu kan kalau keberadaan barang di keseluruhan tempat tidak ada, kan buktinya ada saja barangnya, ini terjadi karena terlambat pengiriman disebabkan sempat ada kerusakan mobil pengangkut ke SPBE, itu terjadi sekitar dua hari, Rabu dan Kamis pekan lalu," ungkapnya kepada korankaltim.com, Selasa (3/5/2022).
Akibat hal ini, maka sempat terjadi kekosongan gas melon. Di mana biasanya ada tiga armada pengangkut, namun karena ada yang rusak akhirnya sempat kehabisan yang menyebabkan para agen jadi tidak mendapatkan pasokan.
"Sebenarnya masalah teknis ini, sebenarnya persoalan ini tadi sempat diantisipasi di hari Minggu kemarin, kami pun tetap buka pelayanan di hari Minggu, kemudian Senin libur dan Selasa hari ini start lagi, cuma kan tidak efektif karena tidak semua (armada pengangkut, Red) yang turun, jadi satu agen satu saja dibatasi," jelasnya.
Windi menyebutkan, sebenarnya pihak Pertamina sudah menambah pasokan, selama kurun waktu Ramadan hingga perayaan dan setelah lebaran. "Kami saja jika ditotal mendapat jatah 2.240 tabung awal puasa pertengahan menjelang lebaran hingga hari setelah lebaran ini," sebutnya.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor: Supiansyah