Direktur Utama Perumda Tirta Mahakam Suparno didampingi Kasubag Humas Haisandi mengatakan, untuk penandatanganan MoU Perumda Tirta Mahakam tidak turut serta lantaran pihaknya sudah lebih dulu menerapkan GCG.
"Kami sudah melangkah duluan, yang belum adalah BUMD lainnya, karena Perumda Tirta Mahakam sudah kami akomodasi lewat DPD Perpamsi. Acara hari ini menerapkan GCG di instansi dan bagaimana mengantisipasi penerapan dan manajemen resiko," ujar Suparno kepada korankaltim.com siang tadi.
Meskipun sudah lebih dulu diterapkan bukan berarti Perumda sudah mengimplementasikan secara keseluruhan. Dilakukan secara bertahap karena perubahan ke arah yang lebih baik tentu memerlukan waktu dan proses tidak langsung secara instan.
"Sudah diterapkan di Perumda tapi kan kaitannya memang tidak bisa langsung 100 persen, secara bertahap kami lakukan apa yang disarankan bagaimana mengelola GCG itu menerapkannya dan kemudian manajemen resikonya itu dan perubahan-perubahan itu dan bagaimana menerapkan SOP di masing-masing hingga tingkatan bidang dan cabang serta ranting," paprnya.
Hal ini ditegaskan agar dalam bekerja BUMD milik pemerintah daerah bisa merencanakan bagaimana manajemen bisnisnya dan manajemen resiko yang dihadapi kedepannya.
"Kami duluan bukan berarti kami justru lebih bagus, bukan. Ini bagian dari perubahan yang harus kami lakukan untuk mengelola BUMD ke arah yang lebih sehat," pungkas Suparno.
Penulis: */Muhammad Heriansyah
Editor: Aspian Nur