"Iya benar berbeda, bahkan sumber data yang kawan-kawan pegang itu berbeda dengan data IGK (Info Grafis Kependudukan) yang ada di kami. Memang lebih banyak jumlahnya di mereka, jadi ya benar saja kalau kawan-kawan kesulitan dan tidak menemukan sasaran lansia yang akan divaksinasi, karena pada kenyataannya lansia yang bersangkut sudah banyak yang meninggal," kata Kepala Disdukcapil Kukar, Muhamad Iryanto kepada korankaltim.com, Selasa (22/3/2022).
Iryanto menyebutkan perbedaan data ini sangat berbeda jauh jumlahnya dengan data IGK yang dimiliki Disdukcapil Kukar hingga cakupan RT. Meskipun demikian, data IGK yang dimiliki Disdukcapil juga tidak sepenuhnya valid dengan kondisi riil di lapangan, dan pihaknya pun mengakui data yang dimiliki Disdukcapil juga pasti ada selisih karena masih banyaknya warga Kukar yang belum sadar pentingnya data kependudukan.
"Rata-rata data yang dimiliki kawan-kawan petugas yang bergerak untuk percepatan vaksinasi di desa-desa itu berbeda 200 hingga 300 orang dengan jumlah data yang ada di kami, dan itu perbedaan data itu hampir terjadi di setiap desa yang ada di Kukar, itu juga ditambah lagi dengan jumlah selisih warga kita yang sudah meninggal namun tidak dilaporkan oleh warga ataupun RT setempat dan secara berjenjang melaporkan ke desa hingga ke kami," jelasnya.
Dirinya pun meyakini bahwa warga Kukar hingga saat ini sudah banyak yang mengikuti program vaksinasi namun dalam pendataan tidak sepenuhnya tercatat semua. Harusnya pencatatan bagi warga Kukar yang sudah divaksin ialah mengacu pada tiga hal yakni warga Kukar yang vaksin di dalam Kukar, warga pindahan yang sudah berdomisili di Kukar dan warga Kukar yang sudah melakukan vaksin di luar Kukar.
Oleh karenanya sangat penting warga Kukar memiliki kesadaran yang tinggi untuk administrasi kependudukan.
"Pentingnya kesadaran untuk administrasi kependudukan, kami Disdukcapil juga semaksimal mungkin terus berupaya melakukan perekaman, bahkan bagi warga yang ingin merekam data kependudukan namun terkendala kesehatan, petugas kami pun dengan sukarela melakukan pelayanan langsung ke kediaman warga yang sedang sakit, seperti yang dilakukan belum lama ini oleh petugas kami di Kecamatan Tenggarong Seberang," demikian Iryanto.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor: Supiansyah