"Tahun ini Alhamdulillah kami membangun reservoar di sekitar ibu kota kecamatan disebelah rumah adat, rencana kami dengan adanya reservoar itu maka semua wilayah disana teraliri dan kami bisa melakukan pelayanan 24 jam," kata Suparno didampingi Kasubag Humas Haisandi kepada Korankaltim.com, Minggu (20/3/2022) hari ini.
Untuk mendapatkan dukungan pembangunan reservoar dan jaringan perpipaan, Perumda Tirta Mahakam sudah meminta izin dan menghadap langsung ke kepala adat setempat.
"Kami sudah diskusi dengan kepala adat di Tabang dan mendapatkan izin oleh kepala adat untuk jalur pipanya, sangat kami harapkan masyarakat mendukung percepatan pembangunan," ujar Suparno lagi.
Selain menjadi kebutuhan masyarakat, ketersediaan air bersih juga menjadi perhatian pemerintah sebagai upaya bersama menekan angka stunting atau gizi buruk.
"Di Tabang ada beberapa program utama diantaranya meminimalisir kasus stunting dengan ketersediaan air bersih. Tabang tinggal dua desa lagi yaitu di Ibu Kota Kecamatan yang Insya Allah tahun ini di Ritan Baru dan Tukung Ritan akan terlayani di 2022 dengan Desa Kampung Baru dan Umaq Dian, Tabang tahun ini teraliri semua dengan layanan 24 jam," paparnya.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor: Aspian Nur