Camat Tenggarong Seberang, Sugiarto membenarkan expo tersebut belum mendapatkan rekomendasi pelaksanaan dari Satgas namun masyarakat sudah terlanjur mengisi tenda-tenda dan menjajakan jualannya.
"Yang jelas sebelum pelaksanaan itu saya sudah sampaikan kepada panitia untuk menyelesaikan urusan izinnya dulu," kata Sugiarto.
Entah kurang koordinasi dari panitia penyelenggaranya, Sugiarto juga tidak mengetahui pasti dan menyayangkan terjadi, padahal ada tenggang waktu sebelum hari pelaksanaan untuk menginformasikan expo ini ditunda untuk sementara waktu oleh panitianya.
"Sebetulnya berkaitan dengan ditundanya expo, bagi kami Satgas Covid-19 di kecamatan mendukung baik sekali. Hanya memang ada sisi lain, yang memang semestinya hal itu harus disosialisasikan kepada masyarakat," paparnya.
Diketahui sebelumnya, Kamis (3/2/2022) tengah pecan lalu, Satgas Covid-19 menggelar rapat koordinasi dengan agenda mendengarkan paparan panitia penyelenggara Expo Merah Putih di Kecamatan Anggana dan Samboja.
Disimpulkan dalam rapat yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar Sunggono itu pelaksanaan expo di dua kecamatan ini memiliki kecenderungan untuk menimbulkan kerumunan yang tidak terkontrol.
Paparan dari panitia menyebutkan, mereka bakal menghadirkan bintang tamu dari Yogjakarta. Untuk expo di Tenggarong Seberang diketahui belum sempat diasistensi oleh Satgas Covid-19 Kukar, namun dilihat dari pelaksanaannya juga masih memiliki potensi kerumunan sehingga ditunda untuk digelar.
"Mudah-mudahan pandemi ini berakhir, kegiatan perekonomian bisa bangkit kembali melalui expo atau apapun bentuknya," pungkas Sugiarto.
Penulis: Reza Fahlevi
Editor: Aspian Nur