Lukman mengatakan kegiatan ini rutin dilaksanakan Tim Sedekah Kukar dan Tim Sumaja sejak saat Pandemi Covid-19 satu tahun lalu.
"Khitan adalah suatu kewajiban dan memang dalam melaksanakan kegiatan ini ada biaya yang dikeluarkan, oleh karenanya kami memahami itu, ditambah lagi kondisi Pandemi sejak tahun lalu hingga sekarang, jadi kami berusaha memfasilitasi kepada masyarakat yang membutuhkan, salah satunya di Ponpes Jahab kemarin, alhamdulillah kegiatan lancar dengan didukung oleh kawan-kawan Tim Sedekah Kukar," kata Lukman kepada korankaltim.com, Minggu (23/1/2022).
Ketua Ponpes Ukhuwah Islamiyah, Ustaz Rusdi Sabarudin mengaku merasa sangat senang dan berbahagia diadakannya sunatan massal ini.
"Karena biaya sunat cukup mahal jika dilaksanakan secara pribadi. Syukur Alhamdulillah ada rombongan Sedekah Kukar dan tim Sumaja membantu ponpes kami. Ini sangat mendukung program Bupati tentang visi misi Kukar Idaman. Keluarga sejahtera dan bahagia," ucapnya.
Ada kejadian yang cukup unik pada sunatan massal yang dilakukan Sumaja dan Tim Sedekah Kukar kali ini yakni melakukan khitan kepada salah satu anak Ponpes yang berusia cukup belia yakni baru berusia tiga tahun lebih.
"Masih kanak, baru tiga tahun lebih, ya lucu juga karena kan pasti nangis dan lari dia, tapi luar biasa, karena anaknya berani akhirnya dan kalau di syariah Islam dia justru dapat pahala Sunnah karena sudah dikhitan sebelum usia 10 tahun," ungkap Lukman.
Dengan suksesnya pelaksanaan sunnatan massal Jumat tadi dan beberapa waktu lalu serta belasan kegiatan yang telah dilakukan selama tahun 2021, Sumaja Kukar mengajak seluruh lapisan masyarakat siapa saja tanpa terkecuali jika ada niatan untuk melaksanakan sunatan massal agar bisa berkolaborasi dengan pihaknya.
"Siapa saja yang berminat melaksanakan hajatan sunatan masal baik instansi forum-forum atau takmir masjid, majelis taklim bisa menghubungi Tim Emergensi Sumaja. Dijamin biaya hanya sekedar amal jariyah semata," demikian Lukman.
Penulis : Muhammad Heriansyah
Editor : Bambang Irawan