Angin puting beliung disertai badai dan hujan itu terjadi sekira pukul 20.15 WITA merobohkan beberapa bangunan di desa wisata yang berada di atas air tersebut.
Tercatat beberapa bangunan mengalami rusak, mulai dari rumah hingga kantor di desa tersebut.
Kerugian yang dialami akibat musibah alam ini mencapai ratusan juta sementara jumlah warga yang terdampak kurang lebih 44 jiwa.
Terkait hal ini, anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara Kamarur Zaman menyatakan rasa prihatinnya.
" Innalillahi wainnailaihi rojiun dan turut berduka cita atas musibah yang dialami saudara dan keluarga kita yang berada di RT.001-003 Desa Muara Nggelam, Kecamatan Muara Wis tadi malam," kata Pak Mon, sapaan akrab Kamarur Zaman kepada korankaltim.com, Jumat (14/1/2022) pagi ini.
“Dengan banyaknya kerugian yang ada saya pribadi meminta kepada pemerintah dan stake holder terkait untuk melakukan langkah-langkah cepat, guna menanggulangi musibah ini, terutama melakukan penyelamatan awal dan evakuasi bagi para warga yang kehilangan tempat tinggal,” harap Politikus Golkar ini.
Adapun yang terdampak dari terjangan angin puting beliung di Desa Muara Wis antara lain;
1. Bangunan baru kantor lembaga terpadu lokasi RT 003 roboh, kerugian material Rp200 juta.
2. Rakit milik Hendra roboh atap, rakit lepas terbang di RT.003 kerugian material Rp25 juta
3. Rumah bantuan layak huni milik atas nama Riswan bangunan roboh di RT.003, kerugian material Rp75 juta.
4. Rakit milik Awan, sebelah atap rakit lepas melayang terbawa angina di RT 003, kerugian material Rp15 juta.
5. Gedung Rumah Burung Walet (RBW) H Jainuddin roboh di RT.003 kerugian material Rp100 juta.
6 Rakit milik Padliani di RT 001, bangunan roboh, kerugian material Rp30 juta.
7. Rakit milik Mainur di RT.002 teras depan rakit roboh, kerugian material Rp10 juta.
8. RBW milik Heri Al Kocek di RT 001, jumlah material Rp100 juta.
9. Gedung RBW Bustami belum selesai dan bangunan roboh, kerugian material Rp 30 juta.
10. Gedung RBW milik Laton Syahroni roboh kerugian material Rp100 juta.
11. Teras depan rakit milik Ferdi Efendi di RT001 kerugian material Rp10 juta.
12.Atap rakit roboh milik Aspul kerugian material Rp15 juta.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor: Aspian Nur