"Desa Santan Ilir, Santan Ulu dan Santan Tengah, banjir itu sejak tanggal 6 dan kemarin juga telah dilakukan kunjungan langsung dari OPD terkait dari Kabupaten dan Provinsi juga turun tangan karena info banjir ini juga diketahui oleh Kemensos karena sudah dipublish masyarakat melalui Medsos dan langsung tersebar luas," kata Camat Marangkayu, Rekson Simanjuntak kepada korankaltim.com, Minggu (9/1/2022).
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kukar, Hamly menambahkan, setelah pengecekan ke lokasi, banjir yang terjadi bisa dikatakan karena faktor pasang air laut dan curah hujan tinggi.
"Banjir tahunan terjadi dan belum ada yang mengungsi sehingga belum urgen. Tapi pada dasarnya masyarakat minta bantuan sembako," ungkapnya.
Dari laporan Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial, Dinsos Kukar, Anwari Fitrah menyebutkan, ada 493 KK yang terdampak banjir di Desa Santan Tengah dan 436 KK di Desa Santan Ilir serta sebagian kecil di Santan Ulu. "Kalau banjirnya tidak begitu tinggi memang dan warga rata-rata tidak ada yang mengungsi masih tinggal di kediamannya masing-masing, namun yang dikhawatirkan warga ialah binatang buas dan liar seperti buaya dan ular yang keluar dan sewaktu-waktu bisa langsung menghampiri rumah warga," ungkap Fitrah.
Kadinsos, Hamly menegaskan banjir di Santan ini, kondisinya seperti banjir tahunan, karena Sungai Santan itu muaranya langsung ke laut lepas. "Sebenarnya sudah dicek oleh PU waktu saya masih di Kabag Pembangunan dan bapak Bupati pada saat itu masih Plt Bupati, itu memang harus dikeruk muara sungai itu, PU dulu memang sudah melakukan pengecekan namun memang dulu itu terkendala tidak bisa dilakukan pengerukan karena terkendala anggaran kira-kira ya," tegasnya.
Hal itulah yang dikeluhkan warga setempat, karena kalau musim hujan dan bertepatan dengan pasang air laut pasti terjadi banjir. "Banjirnya mulai tanggal 6, kalau kami ini SOP Dinas Sosial itu dua hari, kalau selama itu terendam nah itu memang harus dicek ke lapangan apakah ada yang mengungsi, setelah itu ya wajib di beri bantuan," demikian Hamly.
Penulis : Muhammad Heriansyah
Editor : Bambang Irawan