Hal senada disampaikan Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah yang berterima kasih kepada seluruh lapisan masyarakat serta menyampaikan duka yang mendalam atas kepergian almarhumah.
"Terima kasih kepada Ketua DPRD Kaltim, Forkopimda, Ketua DPRD Kutai Kartanegara, Wakil Bupati dan seluruh bapak ibu para takziah yang hadir mengiringi kepergian Ibunda kita tercinta," katanya.
Edi menyebutkan, atas nama pemerintah sekaligus mewakili masyarakat Kukar menyampaikan duka yang mendalam atas kepergian Ibunda Hj Adji Aida. "Tentunya kita semua kehilangan orang tua kita, banyak pelajaran dari ibunda baik secara pribadi dan keluarga, karena beberapa kesempatan kami selalu berkunjung ke kediaman beliau," katanya.
"Banyak nasehat yang sampai hari ini terus teringat kepada kami, secara khusus berpesan amanah yang harus dilaksanakan tulus ikhlas, karena masyarakat sangat besar harapannya, tentu pesan ini maknanya sangat dalam, dengan usia sepuhnya, beliau masih perhatian dan memperhatikan masyarakat," kenang Edi.
Oleh karenanya Edi atas nama keluarga dan masyarakat Kukar menyampaikan duka mendalam, semoga amal ibadahnya diterima dan diampuni dan mendapatkan tempat teristimewa di sisi Allah SWT.
"Kami mendoakan, yang mulia Sultan dan jajaran keluarga besar almarhumah, tetap diberikan kekuatan ketabahan dan mengikhlaskan ibu kita ini semoga berpulang dengan Husnul khatimah," ucap Edi.
Sebagai informasi, Hj Adji Aida wafat di usia ke 93 tahun, sampai diakhir hayatnya, beliau meninggalkan 10 orang anak, 29 orang cucu dan 41 orang cicit.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor : Bambang Irawan