
Ketua Panitia Musda MUI ke-X, Agus Setia Gunawan mengatakan Musda merupakan forum tertinggi MUI daerah. "Musda ini adalah forum tertinggi sebagaimana yang diatur dalam Bab VIII pasal 11 ayat 2 pedoman Rumah Tangga Majelis Ulama Indonesia. Adapun tema Musda ke X ini adalah 'Meneguhkan Prinsip-prinsip Wasathiyatul Islam dalam Pembangunan Masyarakat Berwawasan Nusantara'," katanya kepada korankaltim.com, Minggu (12/12/2021).
Sementara itu Bupati Kukar Edi Damansyah menyatakan MUI ini adalah mitra pemerintah untuk pembinaan umat. Atas nama pemerintah, Edi menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada para kyai ulama baik di struktur MUI maupun diluar struktur dan yang berada di 193 desa 44 Kelurahan.
"Kontribusi sangat besar tidak hanya daerah tapi terhadap negara kesatuan republik Indonesia. Pembinaan umat, sosial kemasyarakatan ini saya berharap melalui forum yang mulia ini terjaga dan terus ditingkatkan, dengan MUI ini maka turun berperan dalam menciptakan keamanan yang kondusif," sebut Edi.
Edi berharap, marwah MUI harus terjaga dengan baik sebagai organisasi maju dan berkembang, dengan adanya pergantian pemimpin dan pertanggungjawaban program melalui Musda ke X ini berarti sudah 50 tahun MUI berperan dan berproses organisasi nya berjalan dengan baik.
"Selain mengurus dan menyusun program yang akan datang ini juga menjadi forum penguatan khususnya MUI Kukar dalam amanah masyarakat 2021-2026 melalui Kukar idaman kita telah tuangkan melalui peraturan daerah nomor 6/2021, kegiatan keagamaan menjadi prioritas kami di kabupaten. Untuk menghidupkan da'i bagi pembangunan, kita sudah ada dai masuk desa, tinggal kolaborasi kan program ini dengan MUI. Kepengurusan ini bisa bekerjasema dengan kami di kabupaten karena kami tidak bisa bekerja sendiri, kami perlu mitra, MUI salah satu mitra dari pemerintah," tegas Edi.
Penulis: */Muhammad Heriansyah
Editor : Bambang Irawan