Seperti dilaksanakan agenda bincang-bincang pariwisata IV dengan tema 'Kolaborasi Pemberdayaan Masyarakat Wisata/ Pokdarwis Menuju Desa Wisata' yang dilaksanakan di Taman Gubang, Desa Loa Ulung, Tenggarong Seberang sore ini (17/11/2021).
Dispar Kaltim bekerjasama dengan Bank Indonesia (BI) menganggap pariwisata adalah salah satu sektor potensial di Kaltim. "BI melihat potensi ekonominya juga memberikan pengembangan SDM di desa wisata, khususnya Maratua dan Derawan," kata Sri.
Dia ingin apa yang dilakukan BI sebagai pihak swasta ini diikuti oleh perusahaan-perusahaan lain di Kaltim. Memang sudah ada yang melakukan pendampingan kepada beberapa kelompok sadar wisata, kemudian diharapkan dapat secara komprehensif.
Di Kukar sendiri, kata dia, sudah ada dua perusahaan yang melakukan hal serupa. Yakni PT Anugerah Bara Kaltim (ABP) untuk masyarakat pariwisata dusun Putak Loa Janan dan PT Bara Tabang di untuk masyarakat di Muara Siran, Tabang.
Diharapkannya kelompok masyarakat yang menggantungkan hidup di sektor pariwisata dapat sentuhan semacam ini dari perusahaan. "Tempat lain juga ada, di desa ini CSR perusahaan melakukan investasi pengembangan SDM, masyarakat tidak akan lupa mengapresiasi pihak yang memajukan mereka," tuturnya.
Penulis: Reza Fahlevi
Editor : Bambang Irawan