Kapolsek Loa Kulu AKP Gandha Syah Hidayat menjelaskan, informasi penemuan mayat membusuk itu didapatkan dari warga bernama Yadi datang ke pondok tersebut dengan tujuan mencari umpan untuk memancing.
Yadi sempat berteriak memanggil nama pria yang sudah lanjut usia itu namun tidak ada respons.
Yadi pun berinisiatif membuka pondok tempat Coing selama ini tinggal, namun saat membuka pintu lalat sudah berterbangan di dalam pondok.
Merasa ada yang aneh, Yadi memanggil temannya Jumala untuk sama-sama masuk melihat ke dalam pondok
"Saat masuk Yadi dan Jumala mencium bau busuk dan lalat juga ulat yang berjatuhan dari kaki almarhum," terang Gandha.
Yadi dan Jumala kemudian keluar meninggalkan pondok dan memberitahu anak Coing perihal penemuan almarhum.
Teman almarhum bernama Arifin mengaku terakhir kali bertemu Coing pada 25 Oktober 2021 lalu saat mengambil tasnya di pondok sawah Arifin. Coing diketahui memiliki riwayat penyakit asma.
"Indikasi diduga almarhum sakit asma, sesak napas," jelas Gandha.
Penulis: Reza Fahlevi
Editor: Aspian Nur