"Tapi untuk lebih detilnya bisa berkomunikasi dengan Kasatlantas. Apakah kegiatan itu imbauan sosialisasinya dulu, kemudian apakah kegiatan yang rutin yang sudah direncanakan, nantinya bisa langsung ke Kasat enggak apa-apa," kata Arwin, Kamis (23/9/2021) hari ini.
Arwin memastikan tidak akan ada penilangan, seluruh kegiatan operasi diarahkan pada pola pencegahan bersifat imbauan keselamatan, serta penerapan protokol kesehatan saat berkendara. Tak ada razia untuk penindakan pelanggaran lalu lintas, kecuali untuk jenis-jenis pelanggaran lalu lintas yang dapat berakibat fatal.
"Kalaupun ada penilangan itu tentunya melalui kamera (E-TLE), untuk sistem manual razia itu sementara belum ada," tururnya. Arwin menyebut pihaknya akan tetap melaksanakan kegiatan-kegiatan operasi yang bersifat humanis, termasuk sosialisasi soal penerapan protokol kesehatan selama berkendara.
Sampai nantinya akan ada kegiatan-kegiatan yang seyogyanya dianggap perlu untuk dilakukan oleh Satlantas. Diharapkan operasi patuh kali ini dapat mencegah kecelakaan sehingga masyarakat dapat meningkatkan disiplin mempedomani peraturan serta melengkapi perlengkapan kendaraan sesuai standar.
"Operasi Patuh Mahakam 2021 ini tentu untuk kesadaran bermasyarakat, bagaimana berkendara sesuai dengan aturan kemudian mencegah dari kecelakaan. Baik itu kecelakaan per pribadi ataupun roda dua empat dan seterusnya. Jangan sampai merugikan pengendara itu sendiri, itu target kami," tutup Arwin.
Penulis: Reza Fahlevi
Editor: Aspian Nur