Kepala Pelaksana BPBD Kukar Marsidik mengungkapkan, pagi tadi segera dilakukan penanganan darurat karena dapat menganggu akses transportasi umum, distribusi bahan pangan dan menjadi kerawan terhadap kecelakaan. "Pekerjaan darurat ini dilakukan Tim Satgas dibantu masyarakat, juga relawan," kata Marsidik.
Ini merupakan langkah awal penanganan,, selanjutnya pihaknya akan menyampaikan laporan ke Bupati Kukar, meminta agar lokasi longsor tersebut dapat menjadi prioritas penurapan atau langkah lanjutan lainnya agar tidak kembali terjadi longsor. "Langkah jangka panjangnya itu, tidak terjadi longsor lagi pada tempat yang sama. Bencana itu tidak boleh terulang di tempat yang sama ketika sudah ditangani," tegas Marsidik.
Penanganan longsor ini dapat dilakukan secara komprehensif. Sebagai leading sector, BPBD dalam hal ini Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD akan menyampaikan laporan tersebut kepada Bupati Kukar Edi Damansyah. "Agar bupati memberikan arahan kepada yang terkait karena ini termasuk rencana penanggulangan bencana yang dilakukan oleh BPBD," sebut Marsidik.
Peran masyarakat sekitar juga cukup penting. Untuk masyarakat yang bermukim di kawasan yang terdapat potensi longsor diimbau agar mengantisipasinya dengan melakukan penanaman atau reboisasi di kawasan rawan longsor dengan tumbuhan perakaran. "Murah itu tidak harus turap yang mahal. Dengan demikian jangka panjangnya bisa mengurangi efek longsor dan sebagainya," tutup Marsidik.
Penulis: Reza Fahlevi
Editor: Aspian Nur