"Kami sangat tidak mendukung. Jalan yang sudah susah payah diajukan untuk dibangun lewat Musrenbang dan berproses cukup panjang oleh masyarakat, tapi kemudian dilalui oleh alat berat tanpa menggunakan SOP yang benar," kata Rendi kepada Korankaltim.com, saat ditemui di acara vaksinasi di SMAN 1 Tenggarong, Kamis (16/9/2021) siang tadi.
Seharusnya alat berat puluhan ton itu tidak boleh melintasi jalan semenisasi. Pasalnya, badan jalan yang sudah bagus dengan cepat rusak kalau sering dilintasi alat berat.
Rendi mengapresiasi warga yang sudah merekam video tersebut. Hal ini menurutnya sangat membantu pihaknya dalam mengawasi keberlangsungan aset-aset daerah dan pemkab sudah menginstruksikan ke Kecamatan Sebulu untuk menelusuri kebenaran video yang beredar tersebut.
Pemkab Kukar siap memberikan sanksi siapapun oknum dibalik aktivitas yang menyita banyak perhatian warga itu. "Sanksi baik itu ke perusahaan resmi atau pun masyarakat yang menggunakan jalan tersebut akan disiapkan,” tegasnya.
Penulis: Reza Fahlevi
Editor: Aspian Nur