Pasien Covid-19 Semakin Berkurang, Ruang Perawatan RSDC Wisma Atlet Ditutup
1 menit baca1.099 kali dibaca

KORANKALTIM.COM, TENGGARONG - Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 selama dua pekan berimbas pada turunnya kasus terinfeksi Covid-19.
Per 10 September 2021 lalu, ruang perawatan Covid-19 Ringan non observasi berkapasitas 282 tempat tidur hanya menyisakan 10 pasien, untuk ruang perawatan ringan observasi berkapasitas 40 tempat tidur hanya terisi tiga pasien. Sementara ruang untuk peraatan Covid-19 sedang dan keritis tidak terisi sama sekali. Seiring dengan itu, ruang perawatan pasien Covid-19 sedang di Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet ditutup. “Pasien masih bisa tertampung di RSUD AM Parikesit sebagai RS rujukan utama. Sedangkan untuk pasien derajat ringan dengan komorbid (observasi) masih ada yang dirawat di RSDC,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kukar Martina Yulianti.
Saat ini RSUD AM Parikesit mengkonversi ulang ruangan yang dulu sempat menjadi ruangan untuk perawatan Covid-19 dikembalikan seperti sebelumnya untuk perawatan non Covid-19.
Peta persebaran Covid-19 menunjukan mayoritas kecamatan di Kukar mulai memasuki Zona Hijau. Martina berharap kondisi persebaran Covid-19 di Kukar semakin mengalami perkembangan baik. Ini juga didukung dengan gencarnya dilaksanakan vaksinasi massal oleh pemerintah.
“Meskipun Kukar masih level 4 karena masih pakai perhitungan sebelumnya, semoga bisa langsung level 2,” harapnya.
Martina mengapresiasi kerja relawan yang memiliki andil besar dalam pemutusan mata rantai dan penanganan langsung di aspek perawatan medisnya.
Dia berharap, kondisi yang semakin membaik ini tidak menurunkan kewaspadaan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan.
“Kendati grafiknya mengalami penurunan, bahaya masih tetap mengancam karena di belahan dunia lain varian baru masih ada,” tutup Martina.
Penulis: */Reza Fahlevi
Editor: Aspian Nur










