Video tersebut berisikan ajakan Rektor Unikarta Erwinsyah untuk mahasiswa-mahasiswa baru bergabung ke salah satu organisasi eksternal kampus. Postingan itu diberi deskripsi "Ini baru Rektor UNIKARTA Profesional".
Ketua Bidang Hukum IKA PMII Kukar, Ismail Panda Lubis menyebutkan, PMII menjadi korban dalam insiden ini. Menurutnya insiden di sekretariat PMII Kukar yang dilakukan oleh oknum mahasiswa ini yang menyebabkan dua kader PMII mengalami luka-luka dan jendela kaca beserta dinding plafon sekretariat mengalami kerusakan.
"Korban melihat yang datang itu sekitar kurang lebih 30 orangan," kata Ismail yang menjadi kuasa hukum PMII atas insiden ini.
Kisruh belakangan baru diketahui Ismail di kantor polisi, penyebabnya postingan oleh kadernya sendiri. Menurutnya, apa yang diupload oleh kadernya itu masih diunggah dengan kata-kata yang bagus dan sopan. "Tapi ada salah satu mahasiswa merespon itu dengan bahasa yang kurang bagus dan mereka melakukan penyerangan terhadap Sekretariat PMII," terangnya.
Pihaknya sudah membuat laporan atas insiden ini dan hingga saat ini dalam proses pemeriksaan saksi-saksi.
"Tidak ada (upaya damai, red) kalau didamaikan ini akan jadi tendensi buruk dan berulang-ulang," terangnya.
Salah seorang kader HMI, Suardi menyebutkan kejadian itu bukanlah bentuk penyerangan.
Awalnya, dirinya bersama beberapa kader lain mendatangi sekretariat PMII untuk klarifikasi atas unggahan kader PMII karena telah menuai pro-kontra.
"Ada satu jam lah kami negosiasi. Ada seniornya juga, mereka tetap enggak mau kan," kata Suardi.
Akhirnya kader HMI lainnya berdatangan ke lokasi, suasana memanas hingga insiden ini tak terhindarkan.
Setelah insiden tersebut, Suardi dan beberapa rekan lainnya kooperatif saat dimintai keterangan Polres Kukar sekitar pukul 11.00 WITA.
"Saya sama Ketua Cabang awalnya, menyusul juga nama-nama yang lain kemudian dimintai keterangan, status kita sebagai saksi saja," tuturnya.
Saat ini masih dalam pendalaman terhadap saksi-saksi di Polres Kukar.
Penulis: Reza Fahlevi
Editor : Bambang Irawan