Gerak cepat mobil pemadam kebakaran dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kukar serta tim Balakarcana Tenggarong membuat api berhasil dipadamkan meski dengan waktu yang tidak sebentar, sekitar 60 menit.
Keributan antara warga dengan kepala keluarga penghuni rumah yang terbakar sempat mewarnai musibah ini. Kegeraman warga dipicu ulah istri pemilik rumah yang sebelum kebakaran terjadi terlihat seorang warga menyulutkan api ke sepeda motor milik suaminya.
Ani Muspita, warga setempat, melihat langsung kejadian itu. Sekitar pukul 16.00 WITA, Ani keluar dari rumahnya yang berhadapan langsung dengan rumah yang terbakar dan melihat istri penghuni rumah menyulutkan api ke sepeda motor itu dan saat itu api sudah terlihat di bagian atap rumah dua petak tersebut.
"Saya sempat tanya ke orangnya, dia malah ketawa-ketawa aja," ungkap Ani kepada Korankaltim.com petang tadi. Ani berteriak meminta pertolongan kepada tetangga sekitar. Mendengar teriakan itu, warga yang tinggal di petak sebelah bernama Hariyati kaget melihat rumah sudah terbakar.
Belakangan diketahui wanita yang menyulut api ke sepeda motor tersebut berinisial A.
A dan suaminya diceritakan warga sekitar memang seringkali terlibat percekcokan yang kerap menggemparkan seisi gang di lingkungan mereka.
Saat kobaran api sedang besar-besarnya, Ani mengaku sempat mendengar A menggerutu kesal terhadap suaminya. "Ya, suamiku juga sih marah-marah sama aku, tuh kalian rasain kan, kalau kalian bermasalah sama aku," ujar Ani menirukan perkataan A.
Warga lainnya bernama Jeldi menuturkan, A dan suaminya memang sering bertengkar hebat sejak satu tahun terakhir dan A sebelumnya pernah mengancam akan membakar rumah tersebut. Tak hanya dengan suaminya, A juga dikabarkan sering bermasalah dengan warga lain. "Warga sempat menolak ibu itu (A) tinggal di sekitar sini," kata Jeldi.
Penulis: Reza Fahlevi
Editor: AspianNur