"Iya kepengurusannya melibatkan anak-anak muda yang ada di Desa Perjiwa. Bukan maksud apa-apa hanya untuk regenerasi dan menginspirasi para pemuda lainnya," kata Ustaz Duan sapaan akrabnya kepada korankaltim.com, Minggu (15/8/2021).
Untuk lebih menggiatkan dan menarik gairah aktivitas keagamaan di Masjid Nurul Iman, Ustaz Duan yang juga guru mengaji di Desa Perjiwa ini bersama-sama anak-anak muda konsisten memakmurkan masjid dengan kegiatan tadarus Alquran usai Asar menjelang Magrib.
"Kita baca surah Alquran yang populer seperti Yassin, Al Mulk, Ar Rahman dan surah lainnya. Langsung menggunakan sound atau pengeras suara yang ada di Masjid. Kalau biasanya kan cuma tape atau CD kaset saja, ini langsung dari anak-anak muda Desa Perjiwa. Bertujuan untuk lebih membumikan Al-Quran di Desa Perjiwa agar desa yang kita cintai ini terhindar dari bala dan bencana terutama wabah yang saat ini tengah melanda negeri dan Kutai Kartanegara," ucapnya.
Terpisah, Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kutai Kartanegara, Kyai Haji Ustaz Bisron mengapresiasi apa yang dilakukan oleh kepengurusan Masjid Nurul Iman yang baru saat ini. Menurutnya peran serta anak muda sangat penting untuk upaya pembinaan umat.
"Tentu sangat kami dukung upaya yang demikian, anak muda adalah ujung tombak kita saat ini dan ke depan dalam menegakkan nilai-nilai Islam dan tauhid yang kini mulai tergerus oleh zaman. Semoga upaya memakmurkan masjid yang sudah dilakukan oleh anak-anak muda Desa Perjiwa bisa menggugah para orang tua sehingga juga turut serta dalam upaya bersama memakmurkan rumah-rumah Allah yakni masjid sebagai pusat pembinaan umat," harapnya.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor : Bambang Irawan