Khalis menuturkan, ada banyak masukan yang diterima dari LPM Salok Api Darat kepada pihak kelurahan agar saling bersinergi. Dipastikannya, LPM akan selalu terbuka untuk membantu penanganan pandemi ini. Kemudian ibu Desi juga memberikan masukan agar bantuan yang dikirimkan masyarakat untuk meringankan warga yang menjalani Isolasi Mandiri (Isoman) dapat dikelola demgan baik.
"Penyalurannya itu dilaporkan secara transparan kepada masyarakat supaya timbul rasa percaya dan masyarakat yang lain akan merasa ikut untuk membantu kembali," kata Khalis. Hal ini secara khusus menjadi catatan pihaknya khususnya Satgas Covid-19 tingkat kecamatan untuk terus memonitor pelaksanaan di tingkat kelurahan terlaksana dengan baik.
Hal-hal yang tidak sesuai dengan keinginan masyarakat akan terus diperbaiki. Lurah Salok Api Darat Agus Hariono menyampaikan permohonan maaf jika dalam video yang menghebohkan jagad maya waktu itu terdapat hal-hal yang kurang berkenan. Dia juga menjelaskan, tidak ada niat untuk menyelewengkan bantuan dari masyarakat untuk pasien-pasien ini.
"Apabila sistem kami kurang berkenan mohon maaf sebesar besarnya dan satu tidak ada keinginan kami untuk menyelewengkan daripada bantuan tersebut. Ini sudah lengkap semua saya mohon maaf sebesar-besarnya," ujarnya.
Khalis kembali melanjutkan, semua pihak sepakat untuk memperbaiki semuanya mengarah ke hal-hal yang lebih produktif. Menimbulkan rasa percaya masyarakat bahwa amanah yang dititipkan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.
"Atas nama Pemerintah Kecamatan Samboja, berterimakasih kepada seluruh masyarakat khusunya pak Arifin dan keluarga yang sudah sangat banyak membantu. Insyaallah kita bersama-sama," tutupnya. Sebelumnya, jagad media sosial dibuat ramai oleh video perdebatan antara seorang perempuan dan Lurah Salo Api, Kecamatan Samboja.
Perempuan tersebut mempertanyakan terkait bantuan berupa telur yang diberikannya kepada pihak kelurahan untuk disalurkan kepada warga- warga yang sedang menjalani Isoman. Dengan nada tinggi, perempuan mempertanyakan bantuannya yang ternyata dilelang oleh pihak kelurahan.
Kemudian terjadi adu argumen antara lurah dan perempuan ini. Dikonfirmasi terkait hal itu, Camat Samboja Akhmad Nurkhalis menilai ini hanya soal miskomunikasi. Dia membenarkan bahwa telur yang disumbangkan perempuan yang belakangan diketahui bernama Desi itu dilelang oleh pihak kelurahan.
Hanya saja, jelas Khalis, maksud pihak kelurahan melelang bantuan tersebut agar telur sumbangan tadi tidak busuk dan bisa digantikan dengan yang baru dengan uang hasil lelang.
Penulis: Reza Fahlevi
Editor : Bambang Irawan