Para pengendara ini juga dianggap tidak turut mensukseskan upaya pemerintah memutus penyebaran Covid-19. Rasyid menerima informasi ada tiga kecelakaan di lokasi berbeda, dimana terdapat korban luka-luka bahkan meninggal dunia.
Diketahui tiga kecelakaan tersebut salah satunya di km 29, seorang pengendara menjurus ke arah rumah warga dan menabrak salah seorang warga bernama Abas. Pengendaranya mengalami luka-luka, sementara warga yang ditabrak meninggal dunia. Hal itulah yang menyebabkan aksi ini dilakukan warga.
Rasyid menyebut, dirinya langsung yang memimpin aksi penghadangan ini. "Pokoknya setiap Sabtu-Minggu, Batuah selalu jadi arena balap," kata Rasyid kepada Korankaltim.com. Terdapat 46 RT, 10 dusun, dan 11.000an penduduk yang terhubung dalam jalan poros arah Samarinda-Balikpapan ini.
Warganya akan selalu dalam bahaya jika aksi kebut-kebutan ini terus dilakukan oknum pengendara. "Bayangkan orang mau ke kebun, mau nyebrang jalan saja warga harus menunggu sampai 20 menit. Repot ini kalau dibiarkan," jelasnya.
Para pengendara berknalpot bising seringkali menggeber knalpot motornya dan hal tersebut sangat mengganggu warga. Maka dalam aksi ini pengendara berkenalpot tidak standar diberhentikan dan diminta untuk mendorong motornya selama masih berada dalam kawasan penduduk.
Beberapa pengendara juga diminta putar balik agar terhindar dari amukan warga.
Ini dilakukan untuk memberi efek jera kepada para pengendara yang melintasi jalur tersebut secara ugal-ugalan. "Ini jalan umum tetapi tolong lah, masa knalpot sudah tau bising gitu dikopol-kopol (geber) untuk apa? apa untungnya dan bukan tempatnya.
Kami memang siap tarung, kalau mereka tidak mengindahkan kami lawan apapun resikonya. Saya lebih sayang nyawa warga saya. Saya pertaruhkan jabatan saya," imbuhnya lagi. Jika ini tidak diindahkan pengendara, dirinya mengancam akan langsung bersurat ke Polda Kaltim.
Pasalnya akan sulit untuk meredam amarah warga yang terlanjur memuncak dan aksi main hakim sendiri bisa saja terjadi. "Apalagi yang rumahnya ditabrak kan gak bisa dihalang-halangi, bisa dipukulnya orang," tutup Rasyid.
Penulis: Reza Fahlevi
Editor: Aspian Nur
Yuk Tonton Video nya wal.....