"Terjadi pukul 19.30 WITA di RT 15, sebanyak 15 bangunan terbakar, sembilan yang ludes terbakar dan sisanya terbakar sebagian, empat unit sepeda motor juga hangus terbakar. Total ada sebanyak 16 KK 62 Jiwa yang menjadi korban," katanya kepada korankaltim.com, Senin (19/7/2021).
Lukman mengungkapkan, adapun penyebab dari kebakaran untuk kali pertama dan terbesar di Kelurahan Loa Tebu ini disebabkan arus pendek listrik dari kilometer listrik meledak.
"Penyebab kebakaran dikarenakan kilometer listrik meledak di rumah salah satu korban. Para korban kebakaran saat ini tinggal di keluarga terdekat dan kami membuatkan posko dan dapur umum darurat. Kerugian akibat musibah ini diperkirakan ratusan juta rupiah," ungkapnya.
Pihaknya atas nama perwakilan warga korban dan masyarakat Loa Tebu berharap kepada seluruh lapisan masyarakat Kukar turut berperan serta dalam memberi bantuan baik secara moril maupun materil.
"Untuk sementara ini tadi ada bantuan dari salah satu partai politik memberikan sarapan siap santap, selain bantuan langsung seperti tadi, warga juga memerlukan bantuan pakaian bekas layak pakai karena beberapa KK hanya memakai baju yang ada di badan, semua ludes terbakar. Tetap diperlukan selain pakaian layak, sembako dan kebutuhan pokok lainnya tentu sangat dibutuhkan korban kebakaran," demikian Lukman.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor: Desman Minang