“Terima kasih Komisi III Pak Yani dan Komisi I Pak Pri beserta Kades Bakungan yang selalu peduli keberadaan Ranting Bakungan, tanpa dukungan aparatur desa dan masyarakat tentunya kami kesulitan, kapasitas yang kita bangun ini 180 hari kerja dan September nanti selesai, namun kita mengharapkannya bisa lebih cepat,” kata Suparno kepada korankaltim.com.
Diharapkannya, pihak ketiga yang saat ini sedang mengerjakan pembangunan WTP bisa melakukan percepatan pembangunan, karena pada September nanti tambahan kapasitas WTP ini akan dilaunching secara resmi dan sebagai jawaban kepada warga yang selama ini belum mendapatkan layanan 24 jam.
“Kita sama-sama saksikan hasilnya bagaimana nanti September kita resmikan. Selama ini memang salah satunya kenapa masyarakat Desa Loa Duri Ilir tidak dapat secara kontinyu karena disebabkan kurangnya kapasitas dari WTP Bakungan. Memang ada kekurangan 25 liter perdetik , itulah yang mengakibatkan masyarakat Loa Duri Ilir itu khususnya tidak bisa menikmati layanan air selama 24 jam. Saya berkeyakinan dengan penambahan kapasitas 40 liter perdetik ini maka tercukupi,” ungkapnya.
Pada Sidak DPRD ini Suparno juga menyampaikan, dengan adanya penambahan kapasitas maka dipastikan ada penambahan juga untuk jaringan perpipaannya. “Kami sampaikan kepada bapak-bapak dewan, kapasitas besar tapi produksinya kecil kan airnya tentu tidak akan sama. Jadi tentunya akan diupayakan (jaringan perpipaan) baik itu akan bersumber dari APBD dan APBN, mudahan ini mendapatkan respon yang cepat,” jelas Suparno.
Pada 2022 Suparno berkeyakinan keluhan layanan kontinyuitas 24 jam ini bisa teratasi. Pihaknya sangat paham masyarakat yang menginginkan agar hal ini bisa cepat. “Tapi proses nya kan perlu waktu, memang terlihat gampang namun prosesnya lebih spesifik, saya memahami keluhan masyarakat yang selama ini belum mendapat kontinyuitas 24 jam, ini menjadi tanggung jawab saya manajemen Perumda dan mendiskusikannya dengan bapak-bapak DPRD yang membantu kami bagaimana bersinergi dengan program-program pemenuhan hak dasar rakyat,” tutup Suparno.
Penulis: */Muhammad Heriansyah
Editor: Aspian Nur