Uluran tangan tentu sangat diharapkan oleh Isnan dan keluarga, lantaran penghapal Al-Qur'an beralamat lengkap di RT 004 Nomor 12 Desa Margahayu Jembayan, Kecamatan Loa Kulu Kukar ini merupakan warga kurang mampu. Keluarga terdekat Isnan, Mawar Sari mengatakan, dirinya terakhir bertemu dengan Isnan pada 2020 akhir tahun lalu. Saat itu Isnan ke Balikpapan untuk mengikuti tes masuk polisi.
"Adik saya sahabat sekolah Isnan di MAN 2 Samarinda, Isnan sering nginap di rumah kami, semenjak dia lulus MAN dia ikut tes polisi, mulai akhir 2020 saya jarang ketemu lagi karena dia ikut tes polisi. Dia ikut tes polisi melalui tes jalur prestasi juara MTQ," kata Mawar Sari kepada korankaltim.com, Selasa (25/5/2021).
Ia mengungkapkan, Isnan adalah sosok pemuda yang membanggakan keluarga maupun daerah, karena sejak SD, Isnan sudah juara MTQ. Sampai Isnan sekolah di MAN 2 Samarinda pun Isnan selalu juara MTQ.
"Bahkan dengan hadiah juara MTQ itu dia bisa mengajak orangtuanya umroh dan pada saat itu dia masih SD. Suaranya bagus, sekarang dia gak bisa ngomong karena ditenggorokannya mulai membesar," ungkapnya.
Dirinya mengaku terharu dengan banyaknya orang yang menunjukkan kepedulian kepada Isnan. Meskipun demikian dirinya tetap mempersilahkan bagi siapa saja yang berkenan untuk memberikan dan menyalurkan bantuan kepada Isnan dan keluarga.
"Saya sedih lihat dia gak bisa makan dan minum, jadi harus dirawat infus di rumah, untuk biaya infus di rumah itu yang Isnan kurang mampu. Kalau biaya kemo ditanggung BPJS. Bagi yang ingin menyalurkan bantuan silahkan saja langsung kekediaman Isnan atau bisa transfer langsung ke rekening pribadi Isnan di BRI 7287 0101 3665 533. Terima kasih banyak ya, semoga ini menjadi ladang pahala bagi semua," tutup Mawar.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor: Rusdianto