"Banjir di Kembang
Janggut, Desa Hambau dan Muai. Kalau yang jalan seperti ada lubang itu
di kawasan RT13 Desa Hambau," kata Sandi kepada korankaltim.com, Minggu
petang (23/5/2021).
Badan jalan dengan panjang sekitar dua
sampai tiga meter ikut amblas karena gerusan air secara terus menerus
yang menggenangi jalan selama kurang lebih tiga hari. BPBD Kukar
berharap warga setempat yang melintas diminta untuk meningkatkan
kewaspadaannya.

"Tetap bisa dilintasi tapi tidak bisa berselisih
harus bergantian untuk yang roda empat, kalau sepeda motor riskan karena
menurut informasi dari tim yang di lokasi banyak motor yang mogok
sehingga harus dibantu kawan-kawan BPBD," ungkap Sandi.
Untuk
mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan akibat amblasnya badan
jalan ini, BPBD telah membuat rambu-rambu darurat sebagai petunjuk bagi
masyarakat setempat yang melintas. Pihaknya terus berkoordinasi dengan
aparatur setempat baik Polsek, Danramil, camat dan berkoordinasi dengan
sekda juga wabup Kukar.
"Kami terus memonitor perkembangan
yang terjadi dilapangan, kita juga sudah berkoordinasi dengan Polsek dan
aparatur setempat juga telah melaporkan dengan Pak Wabup dan Pak Sekda,
Insya Allah Selasa nanti ada kunjungan langsung ke lapangan," sebut
Sandi.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor: Aspian Nur