“Sampai jam 13.30 di hari Ahad 16 Mei 2021 ini tadi sudah terkumpul Rp71.450.000. Bagi warga yang ingin donasi bisa langsung transfer ke rekening BSM 5555587874 atas nama KNRP KALTIM, yang kemudian akan segera disalurkan ke masyarakat Palestina,” katanya kepada korankaltim.com, Minggu (16/5/2021).
Zai sapaan akrabnya menjelaskan kenapa pentingnya memberikan dukungan pembelaan dan kepedulian kepada rakyat Palestina. Karena di Palestina bukan hanya umat Islam saja, tapi banyak ummat agama lain. Dorongan rasa kemanusiaan, jadi setiap orang yang memiliki jiwa kemanusiaan pasti akan membela Palestina.
“Bagi ummat Islam, Masjid Aqsha adalah kiblat pertama umat Islam. Wajib dibela dijaga jangan ada yang menghinakan tempat Rasulullah SAW mengimami salat para Nabi dan Rasul ketika Isra' dan Mi'raj,” jelasnya. Sebagai bangsa Indonesia, tentunya kita berutang budi kepada Palestina.
Saat Indonesia merdeka, Palestina adalah negara yang pertama kali mengakui kemerdekaan Indonesia. Kedaruratan saat itu dipahami Palestina. Tanpa pengakuan dari beberapa negara di dunia, sebuah negara tidak bisa mendeklarasikan kemerdekaannya sendiri.
“Palestina, bukan hanya mengakui, masyarakatnya pun mengumpulkan uang untuk membantu secara konkrit perjuangan Indonesia merdeka, ini fakta sejarah. Kini, Palestina terkoyak kembali! Al Aqsha pun dinistakan,” ungkapnya.
“Jangan perdebatkan, kok peduli yang jauh? Bukannya di Indonesia juga banyak perlu dibantu? Yang dekat tetap kita tolong, kita bantu. Palestina pun wajib kita bantu. Sekarang ini, kebutuhan Palestina sedang mendesak. Sangat mendesak!,” timpal tokoh salah satu akademisi Kukar ini.
Ia menegaskan salah satu kaidahnya adalah, kegentingan dan kedaruratan itu adalah prioritas, bukan hanya kedekatan geografis. Kini saudara-saudara kita di Palestina sedang mengalami itu. Terlambat kita membantu, bisa menyesal nanti!
Penggalangan dana masih terbuka, jika pada hari ini genap terkumpul Rp100 juta, selanjutnya akan segera disalurkan untuk rakyat Palestina. “Bantu dengan doa plus dana! Jangan sampai Rp 10 ribu pun tak kita jejakkan untuk Palestina kini. Jangan sampai tak ada catatan nama kita saat dibuka malaikat di negeri akhirat nanti.
Jikapun tak terpanggil dirimu oleh Al Aqsha, maka setidaknya setara 1 boks nasi bungkus ada menjadi konsumsi satu anak Palestina, atas dasar kemanusiaan, tegasnya. "Barangsiapa memelihara kehidupan seorang manusia, maka seakan-akan dia telah memelihara kehidupan semua manusia, Quran surah Al Maidah 32,” pungkas Zai.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor : Bambang Irawan