"Ada 27 orang yang dilantik terdiri dari kepala cabang dan kepala ranting dan sebagian ada kepala sub bagian dan kasi. Ini dilakukan semata-mata hanya untuk penyegaran," kata Suparno didampingi Kasubag Humas, Haisandi kepada korankaltim.com Rabu (12/5/2021) hari ini.
Jabatan baru ini juga berlaku untuk tiga unit instalasi pengolahan baru yang baru saja rampung dibangun Perumda. "Tiga unit instalasi pengolahan baru itu ada di Tanah Datar, Prian dan Lebak Cilong. Jadi tantangan bagi kami karena pemerintah kabupaten sudah memberikan amanahnya untuk mengelola aset yang sudah terbangun," jelas Suparno lagi.
Mutasi jabatan ini hal biasa dan lumrah, semata-mata untuk perbaikan ke depan, karena tugas dan tanggungjawab Perumda Tirta Mahakam dituntut semakin baik oleh Pemkab Kukar maupun masyarakat yang menginginkan pemerataan dan percepatan akan layanan air bersih.
"Kami tidak hanya bekerja biasa tapi luar biasa, ini tantangan untuk siap sedia dalam amanat yang diberikan pemerintah kabupaten untuk layanan air bersih. Kami niatkan tekadkan dan wakafkan kepada entitas Perumda Tirta Mahakam dalam memberikan layanan terbaik kepada masyarakat Kukar," tegas Suparno. Layanan air bersih menurutnya tidak boleh lagi dinomor duakan, harus kontinyu dan ditingkatkan
. "Mutasi ini terus terang saya tidak ada niatan untuk menaikkan atau menurunkan, ini sebuah dinamika organisasi yang disepakati bersama untuk melakukan perbaikan dalam hal pelayanan. Saya selaku perwakilan dewan direksi tentu tidak mungkin bekerja sendiri tanpa bantuan kawan-kawan. Rakat Etam Betulungan mari junjung bersama," tutup Suparno.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor: Aspian Nur