Boma pun mendatangi lokasi. Sesampainya di sana, dia langsung terlibat cekcok dengan seorang operator alat berat yang sedang beraktivitas di kawasan tersebut. Sontak operator alat berat itu menelpon seseorang berinisial T yang diduga merupakan koordinator aktivitas pengupasan lahan ini.
Setelahnya terjadi baku hantam antara keduanya. "Jadi ini lebih ke masalah personal," kata Iptu Rachmat Andika Prasetyo Saat ini keduanya masih dalam proses pemeriksaan.
Andika mengungkap ada pompa air untuk pengairan perkebunan warga lainnya juga dicabut akibat aktivitas itu. Pompa tersebut juga digunakan untuk pengairan kebun warga lainnya yang berlokasi tak jauh dari lahan milik Boma ini. "Itu sumber air untuk masyarakat di desa itu untuk berkebun," jelasnya.
Atas kejadian ini, Boma mengalami luka lebam di pelipis kiri dan T juga mengalami luka di dahinya. Terkait pemukulan ini pun masih didalami, saksi-saksi juga masih dalam pemeriksaan. Andika mengungkapkan kejadian ini bukan secara keroyokan, namun duel di antara keduanya.
Kemudian masih didalami siapa pemicu adu jotos di antara keduanya. "Kami akan lakukan gelar perkara lebih lanjut, kalau memang ada unsur pidana akan kita pidanakan," ujarnya.
Penulis: Reza Fahlevi
Editor : Bambang Irawan