Nurlela menceritakan dirinya telah berjualan di museum selama 10 tahun. Satu tahun selama pandemi Covid-19, pemasukan dan omzetnya pun menurun sangat drastis.
Jika dulu ia bisa menghasilkan lebih dari Rp500 ribu setiap harinya. Selama pandemi ini Nurlela hanya bisa mengantongi Rp50 ribu atau bahkan tidak sama sekali.
Karena itu dirinya berharap jika memang museum akan dibuka kembali, maka akan ada peluang untuk bisa mendapatkan penghasilan. “Kalau pandemi paling Rp50 ribu, malah enggak ada. Kalau buka Insya Allah ada saja (penghasilan),” katanya kepada korankaltim, Jumat (19/3/2021) hari ini.
Terpisah, Kepala Bidang Tata Usaha Disdikbud Provinsi Kaltim Sugiono menjelaskan, pembukaan Museum diinstruksikan oleh Wagub Kaltim H Hadi Mulyadi. Mereka pun telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara dan Satgas Covid-19 Kukar untuk memohon izin agar museum bisa dibuka kembali dalam rangka upaya pemulihan ekonomi. “Kalau instruksi dari wagub menyarankn untuk buka kembali,” kata Sugiono.
Museum Mulawarman ditutup pada awal-awal pandemi tahun 2020 lalu. Sempat dibuka tapi hanya beberapa kali dan paling lama satu minggu. Setelah itu mereka mendapatkan peringatan, sehingga mau tidak mau akhirnya museum harus ditutup sampai saat ini.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor: Aspian Nur