Dia mencontohkan Ladang Budaya (Ladaya) yang belum lama ini menggelar simulasi pementasan kesenian dengan menerapkan prokes ketat dan tidak menjatuhkan pamornya hanya karena tidak menerapkan prokes.
Simulasi tersebut dilakukan atas batalnya pementasan seni dalam rangka HUT ke 19 Yayasan Lanjong. "Saya kasih salam hormat terhadap keinginan dan semangat mereka membantu memutus mata rantai dengan segitu ketat memberlakukan prokes," kata Fida yang juga Kepala Satpol PP Kukar.
Namun soal penunjukan role model ini tidak segampang yang dibayangkan. Sehingga untuk di awal-awal masa PPKM ini hanya akan ditunjuk lima sampai enam tempat usaha yang bakal dicontoh oleh pelaku usaha lainnya.
Gakkum sangat mendukung. Bahkan, kata Fida, mau buka sampai jam berapapun asalkan benar-benar memenuhi kriteria protikol kesehatan. Namun sudah tentu banyaknya pengunjung yang datang menjadikan ujian bagi para pelaku usaha dalam menjalankan prokes.
"Disitulah kita harus kuat dalam membantu ini agar cepat selesai, yang pnting usaha kita jalan, daripada tutup," tuturnya. Memang penunjukan role model ini tujuannya untuk membiasakan penerapan prokes.
Arahnya, semua tempat usaha bisa beroperasi hingga pukul 23.00 WITA dengan penerapan Prokes yang baik. "Bahkan kalau bisa semua tempat usaha menjadi role model sehingga benar-benar menjamin pemutusan mata rantai Covid-19," demikian Fida.
Penulis: Reza Fahlevi
Editor : Bambang Irawan