Kapolsek Sangasanga Iptu Agus Fitriyadi mengatakan ada puluhan rumah yang terancam terkena longsor. Di antaranya lima rumah yang sangat dengan longsor, yakni rumah Mansuri, Rukun, Rudiansyah, Gandung dan Arifin. Sementara rumah berada di sekitar tempat kejadian kurang lebih sebanyak 18 rumah.
"Bencana longsor di Sangasanga kerena curah hujan tinggi, " kata Kapolsek Sangasanga Iptu Agus Fitriyadi kepada KoranKaltim.com Jumat (15/1/2021).
IAgus mengatakan, kondisi material tanah akan longsor kembali terjadi disebabkan kondisi tanah dari atas (lokasi sumur minyak LSE - 1110 PT. Pertamina) masih terus bergerak, dan disebabkan curah hujan yang cukup tinggi, serta air yang menampung berada di sebelah tumpukan material tanah longsor.
"Warga sekitar TKP (Tempat Kejadian Perkara) sejak malam tadi melaksanakan ronda siaga bencana guna mengantisipasi bencana tanah longsor susulan, " katanya.
Pihak PT Pertamina telah memberikan bantuan tempat pengungsian sebanyak 10 kamar di Green House PT Putera Ramli, tetapi warga menolak tawaran bantuan yang diberikan oleh PT Pertamina.
"Sejumlah warga sekitar TKP memilih mengungsi di beberapa rumah keluarga dan kerabat," sebut Agus.
Agus mengatakan, bencana longsor pertama kali diketahui Mansuri. Saat kejadian Mansuri sedang berkebun bersama dengan isterinya dan bersama dengan saksi (Rukun) tiba-tiba dalam waktu singkat tanah di tempat kejadian turun dari lokasi sumur minyak LSE - 1110 dalam jumlah yg banyak serta suara gemuruh yang cukup nyaring.
Melihat itu, Mansuri dan istrinya panik dan menuju ke dataran tinggi. Selanjutnya, Mansuri dan istrinya mencari Rukun, namun ternyata Rukun sudah pulang kerumahnya yang berada sangat dekat di tempat kejadian.
Tdak lama kemudian warga sekitar datang ke tempat kejadian, untuk menolong hewan peliharaan berupa tiga ekor kambing yang masih berada di dalam kandang, dan petugas Kepolisian Sektor Sangasanga serta instansi terkait datang ke tempat kejadian untuk memasang garis polisi dan membantu warga.
Unsur Muspika, kara Agus telah berkoordinasi dengan PT Pertamina dengan memberikan bantuan dan menyiapkan konsumsi sebanyak 100 kotak setiap waktu makan pagi, siang, dan malam.
"Pada hari ini unsur muspika akan mengagendakan rapat tanggap darurat bencana bertempat di kantor PT Pertamina guna menanggulangi bencana longsor tersebut, " tandasnya.
Penulis: Sabri
Editor : Bambang Irawan