Ketua PDPM Kukar Edi Rahman mengatakan konsep pelantikan sengaja dilaksanakan secara outdoor karena berkaitan dengan situasi pandemi Covid 19. "Sebagaimana edaran bupati jumlah pertemuan dalam ruangan yang diatur, membatasi perkumpulan orang banyak. Maka untuk memberikan rasa aman kami adakan pelantikan dengan outdoor," jelas Edi.
"Walaupun outdoor kami tetap wajib melakukan standar Covid-19. Di samping itu kami sudah sering dan biasa jika acara dilaksanakan dalam ruangan, jadi sekali-sekali di alam terbuka atau kembali ke alam," tambahnya. Setelah dilantik dirinya segera melaksanakan tiga agenda Pemuda Muhamadiyah Kukar yang menjadi rekomendasi dalam Musda beberapa waktu lalu yaitu, pertama dakwah Kepemudaan (mubaligh muda Muhammadiyah).
Selanjutnya, peningkatan ekonomi kepemudaan dan menumbuhkembangkan minat dan kemampuan literasi kepemudaan dan pengkaderan, kader persyarikatan, kader umat dan kader bangsa dengan mengadakan Diklastar Kokam Muhammadiyah.
Pemuda Muhammadiyah Kukar juga berkontribusi dalam pandemi Covid-19. "Ada yang namanya MDMC Muhammadiyah Kukar yang tugasnya bergerak di depan dalam kebencanaan, ada MCCC (Muhammadiyah Covid-19 Command Center) lembaga khusus menangani permasalahan Covid-19 yang terorganisasi dari pusat sampai cabang," jelas Edi.
Pelantikan dihadiri Wakil Bupati Kukar Chairil Anwar, PD Muhammadiyah Kukar, PD Aisyiyah Kukar, organisasi otonom Muhammadiyah, sekretaris camat Muara Badak, Ketua KNPI Kukar, pengurus DPD PAN Kukar, GP Ansor Kukar dan OKP lainnya. (*)
Penulis: Sabri
Editor: Aspian Nur