"Kan memang covid, jangankan orang mau investasi sedangkan orang yang mau berkunjung saja tidak ada," kata Edi kepada korankaltim.com, Minggu (20/12/2020).
Edi mengungkapkan, meskipun demikian saat ini aset-aset pariwisata yang dimiliki Pemkab Kukar telah diinventarisir untuk kemudian dilakukan promosi yang baik sehingga bisa menjadi daya tarik oleh pihak ketiga untuk melakukan pengelolaan aset pariwisata yang dimiliki Pemkab Kukar.
Edi mengajak semua pihak agar berdoa supaya badai Covid-19 segera berlalu. "Karena pariwisata ini kan memang tidak hanya di Kutai Kartanegara, di beberapa daerah yang unggulannya pariwisata, karena covid ini ya juga terganggu, baik investasi maupun kunjungannya," jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Slamet Hadiraharjo menegaskan, pihaknya memastikan kunjungan pariwisata juga akan ikut meningkat seiring dengan rampungnya proyek lampu hias tematik Jembatan Kartanegara. "Kami optimis kalau kunjungan meningkat pasti investasi pariwisata juga akan meningkat. Sudah bisa kita lihat kunjungan orang yang datang ke Tenggarong meningkat sejak lampu Jembatan sudah terhias," tegasnya.
Ketika ditanya kapan rampung proyek pemasangan lampu hias tematik yang menelan anggaran Rp6,8 miliar itu, Slamet mengaku optimis bisa rampung tepat waktu. "23 Desember akhir pengerjaan proyek, kami optimis, dan saat ini sudah pemasangan rangka besi bertuliskan 'KUTAI KARTANEGARA' untuk sisi ilir, yang sisi ulu sudah rampung," pungkas Slamet.[]
Penulis : Muhammad Heriansyah
Editor : Rusdi