Pada 11 Desember, terjadi lonjakan kasus postitif sebanyak 54 kasus terkonfirmasi positif dan 26 kasus sembuh. Kemudian, 12 Desember 2020 ada sebanyak 40 kasus sembuh dan 1 kasus meninggal. Terakhir pada 13 Desember 2020, sebanyak 8 kasus terkonfirmasi positif dan 63 kasus sembuh.
Pilkada 2020 dikhawatirkan menjadi klaster baru. Namun dari data-data tersebut, Pemkab Kukar mengasumsikan bahwa Pilkada Kukar 2020 berjalan dengan aman.
"Sangat aman, kondusif. Berjalan dengan ketat," kata Wakil Bupati Kukar Chairil Anwar, Senin (14/12/2020).
Petugas yang hasil rapid test menunjukan reaktif, lanjut Chairil, langsung diganti tiga hari sebelum pilkada dilaksanakan.
Menurut pantauan pihaknya juga hampir tidak ada kerumunan di TPS-TPS. Hal ini, disebutkan Chairil, karena jam kedatangan pemilih telah diatur. "Malah petugas yang banyak menunggu," ujarnya.
Penulis: Reza Fahlevi
Editor : bambang irawan