Menyikapi hal ini, Edi menginginkan demokrasi yang tercipta di Kukar, khususnya pada Pemilukada Kukar ini memberikan pendidikan politik kepada masyarakat, sehingga kualitas demokrasi juga terus meningkat. “Kenapa ini perlu karena salah satu indikator pembangunan itu adalah partisipasi masyarakat. Kita ingin mengedukasi masyarakat bagaimana partisipasinya juga terus meningkat,” sebutnya.
“Yang kedua secara khusus tidak ada begitu hambatannya, karena memang kami maju ini atas dasar gerakan rakyat Kutai Kartanegara, jadi perjuangan yang kita lakukan ini adalah perjuangan rakyat Kutai Kartanegara. Insya Allah kemenangan hari ini adalah kemenangan masyarakat Kutai Kartanegara,” tambah Edi.
Meski optimis meraih kemenangan, saat ini tim pemenangan Edi-Rendi terus memantau perkembangan dan juga melakukan quickcount. Tapi pihaknya pun tidak jemawa, meskipun melawan kotak kosong, bukan berarti perjuangan bersama ini berlangsung mudah.
“Semuanya ada lawannya, kotak kosong ini kan lawan juga, cuman kan lawannya ini gaib tidak kelihatan. Kita dalam kondisi apapun karena sudah mengambil keputusan untuk maju ya kita harus semua siap, tapi kan dari proses kondisi politik juga kan berjalan seperti ini,” terangnya.
“Saya kira ini bagian dari bagaimana proses peningkatan pembangunan demokrasi di Kabupaten Kutai Kartanegara. Insya Allah Kutai Kartanegara ini setiap tahunnya periodesasi demokrasi terus maju dan meningkat. Masyarakat pada hari ini sudah cerdas untuk melihat situasi dan kondisi,” pungkas Edi.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor : Bambang Irawan