“Alhamdulillh acara kemarin berlangsung lancar dan animo masyarakat cukup tinggi yang ingin dilayani untuk penghapusan tato,” kata Samsul kepada korankaltim.com, Minggu (1/11/2020).
Samsul mengungkapkan, kegiatan pelayanan penghapusan tato dilakukan di Masjid Jami KH Muhammad Sadjid sejak pukul 09.00 pagi hingga pukul 17.00 sore.
“Ada sebanyak 25 orang yang terlayani pada kegiatan kali ini, Alhamdulillah bagi masyarakat muslim yang berniat hijrah secara kaffah kami bisa turut berperan membantu,” ungkapnya. Sebagai informasi, tato atau rajah adalah gambar pada kulit manusia yang dibuat dengan menggunakan tinta dan jarum. Tinta kemudian dimasukkan ke bawah lapisan kulit sehingga bersifat permanen.
Sebagian pemilik tato di kemudian hari berkeinginan menghapus tato di tubuhnya. Alasannya beragam, salah satunya adalah karena ingin berhijrah secara kaffah. Namun biaya penghapusan tato ini tidaklah murah, dan hal inilah yang mendasari Yayasan Masjid Jami KH Muhammad Sadjid bersama Laznas Dewan Dakwah mengadakan kegiatan ini. Pada kegiatan ini juga dirangkai dengan kegiatan pengumpulan donasi untuk dakwah pedalaman.
“InsyaAllah karena respons dan animo yang cukup tinggi, akan kami lakukan lagi pelayanan hapus tato yang insyaAllah akan kami selenggarakan pertengahan bulan ini. Jadi bagi yang berminat bisa hubungi kami langsung di 0821 5170 2500, dan ini terbuka untuk umum,” tegasnya.[]
Penulis : Muhammad Heriansyah
Editor : Rusdi