Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kutai Kartanegara (Kukar) mencatat, sejak Juli hingga kini, pelanggaran K3 sangat jarang, bahkan nyaris nihil.
Meski mengamini bahwa hal itu adalah salah satu dampak Covid-29, namun Sekretaris Satpol PP Kukar, Yuliandris membeber Covid-19 bukan satu-satunya sebab.
Ada beberapa kebijakan pemerintah daerah, termasuk Satgas penanganan Covid-19 yang telah memberlakukan jam malam dan berbagai kebijakan pembatasan lainnya.
"Cenderung menurun sih, karena mungkin banyaknya petugas di lapangan yang patroli," kata Yuliandris kepada Korankaltim.com, Selasa (27/10/2020).
Kasi Ops Satpol PP Kukar, Tri Joko Kuncoro pun membenarkan hal tersebut. Terkait pelanggaran yang sering ditemukan, semisal remaja yang menghisap lem ataupun pemuda yang mabuk-mabukan, sangat jarang sekali ditemukan.
"Memang ada, tapi jarang sekali," ujar Tri.
"Biasanya, dalam sebulan itu bisa 4-5 kali temuan atau laporan warga. Tapi selama Pandemi ini, dalam satu bulan saja belum tentu ada," jelasnya.
Kondisi ini mulai terjadi semenjak Juli 2020 lalu, dan berlangsung hingga sekarang. Satpol PP Kukar berharap kondisi yang aman ini tetap terus terjaga kendati masa pandemi sudah usai.
"Tapi tentu kita berharap pandemi ini segera usai ya, karena anak-anak belajarnya di rumah dan sudah pasti bosan kan, sehinngga mereka mencari-cari pengalihan," pungkasnya.
Penulis: Reza Fahlevi
Editor : Rusdi