“Saat ini kita masih menunggu kode wilayah untuk kedua kecamatan baru itu Samboja Barat dan Kota Bangun Darat. Kode wilayah diperkirakan akan keluar di Desember ini,” kata Taufik kepada Korankaltim.com, Senin (26/10/2020).
Taufik mengungkapkan, saat ini upaya yang dilakukan Pemkab adalah dengan mempersiapkan legalitas lahan yang diproyeksikan untuk dijadikan pembangunan infrastruktur pusat pemerintahan kecamatan.
“Pemda saat ini mempersiapkan lokasi lahan untuk bangunan sarana prasarana infrastruktur di dua Kecamatan ini, kalau untuk di kecamatan Samboja Barat itu letaknya di Desa Tani Bhakti, kalau di Kota Bangun Darat itu lahan yang dipersiapkan di Desa Kedang Ipil,” ungkapnya.
Taufik menegaskan, setelah lahannya sudah siap, maka langkah yang segera dirampungkan membuat struktur organisasinya, kemudian mempersiapkan SDM aparatur yang ditempatkan di kecamatan yang baru.
“Empat langkah yang saat ini harus Pemda persiapkan, yaitu bangunan infrastruktur, kemudian struktur organisasinya yang saat ini sedang digodok oleh kawan-kawan di Ortal, kemudian mempersiapkan SDM dalam hal ini sudah dipersiapkan oleh kawan-kawan di BKPSDM dan yang ke empat juga tak kalah penting yakni anggaran,” tegasnya.
“Efektifnya ya baru di tahun 2022 sudah bisa bekerja, paling cepatnya ya di 2021 perubahan lah untuk efektifitas berputarnya roda pemerintahan bagi dua kecamatan baru ini,” pungkas Taufik.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor : Bambang Irawan