“Sudah terus bekerja sejak Selasa, dan memang bekerjanya dilakukan siang hari untuk antisipasi tidak ingin mengambil risiko. Kan kalau malam hari risiko tinggi,” kata Slamet kepada korankaltim.com, Jumat (16/10/2020).
Slamet mengungkapkan, pengerjaan lampu hias tematik ini dikerjakan oleh kontraktor lokal dengan masa pekerjaan selama 90 hari ke depan. “Itu ditargetkan 20 Desember mendatang sudah selesai, semoga dalam pengerjaannya tidak ada halangan berarti,” ungkapnya.
Untuk kelancaran pengerjaan pemasangan, Dinas ESDM sudah berkoordinasi bersama Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kukar. “Kita pada Senin (12/10/2020) lalu sudah rapat koordinasi dengan OPD terkait, untuk membahas terkait masing-masing wewenang dalam mendukung kelancaran pekerjaan ini. Diharapkan juga warga yang melintas turut serta mendukung dengan mengutamakan kehati-hatian dalam melintasi jembatan agar tidak mengganggu para pekerja di lapangan,” tegasnya.
Sementara itu Kepala Seksi (Kasi) Inventarisasi Energi Sekaligus Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Pengadaan dan Pemasangan Lampu Hias Jembatan Kartanegara, Faturahman menyampaikan, lampu hias di jembatan sepanjang 710 meter itu menelan anggaran Rp6,8 miliar.
“Jenis lampu yang akan dipasang nantinya adalah jenis lampu tematik, jadi dapat menyesuaikan dan warnanya pun dapat diganti-ganti,” ujarnya.
Untuk membedakan dengan jembatan di daerah lain, khusus untuk jembatan Kukar akan dipasang tulisan “Kutai Kartanegara” di ke dua sisinya.
“Tulisan Kutai Kartanegara di kedua sisi hulu dan hilir, karena jenis jembatan banyak yang sama, contohnya Samarinda,” tutupnya.
Penulis : Muhammad Heriansyah
Editor : Bambang Irawan