Ia mengungkapkan, berdasarkan laporan dari Camat Tabang, sejauh ini belum ada perusahaan yang 'mengulurkan tangannya' untuk percepatan perbaikan jembatan Long Jalin yang ambruk pada Juni 2020 lalu.
"Yang pasti kami belum update lagi kondisi terbaru, namun infonya terjadi longsoran lagi. Pada saat kami berkunjung dengan pimpinan dewan waktu itu memang belum ada juga (perusahaan, red) yang berkontribusi. Padahal dulu sudah dirapatkan dan disepakati agar turut berkontribusi," ungkapnya.
Chairil khawatir, harga-harga kebutuhan pokok terus mengalami kenaikan seiring belum teratasi secara cepat tanggap terhadap jembatan yang menjadi akses satu-satunya menuju 13 Desa yang ada di Kecamatan Tabang ini.
"Ya khawatirnya harga kebutuhan pokok terus mengalami kenaikan, karena kunjungan saya kemarin saja harga untuk tabung gas melon itu sudah 55 ribu, belum lagi harga BBM yang mengalami kenaikan juga. Kami berharap harga sembilan kebutuhan pokok itu jangan naik. Untuk perusahaan kami tegaskan kembali akan kami surati agar turut kontribusi sebagai bentuk tanggung jawab sosialnya," pungkas Chairil Anwar. (*)
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor: Aspian Nur