Yuli mengaku, saat ini pihaknya masih berupaya melakukan tracing dan testing untuk memastikan penyebab terjadinya penambahan kasus, khusunya para nakes yang juga terkonfirmasi positif. Namun, ia belum bisa memastikan penambahan ini berasal dari pasien atau bukan.
Menurutnya, nakes juga merupakan bagian dari masyarakat biasa. Sehingga, ketika sudah terjadi transmisi lokal masyarakat, maka akan sulit untuk mengatakan jika kasus ini hanya berasal pasien atau penunggu pasien. Karena bisa saja terjadi ketika kontak dengan keluarga, atau kontak antara nakes tersebut dengan masyarakat.
Kendati demikian, RSUD A.M. Parikesit masih beroperasi dan tidak membatasi pelayanan. Bahkan, sejauh ini tidak ada gangguan pada operasional Unit Gawat Darurat (UGD) dan rawat inap sehingga potensi penularan bisa saja terjadi.
Oleh karena itu, Yuli meminta dukungan kepada seluruh masyarakat untuk sama-sama patuhi protokol kesehatan dan selalu menjaga kesehatan diri masing-masing. “Sama-sama jaga kesehatan jangan sembrono ya,” sebutnya.
Rincian dua kasus sembuh adalah KK-399 perempuan 22 tahun dari Kec.Muara Badak dan KK-538 perempuan 25 tahun dari Kec.Samboja.
Sedangkan satu kasus meninggal, KK-373 laki-laki 40 tahun yang berasal dari Kec.Samboja. Meninggal di RSUD Aji Batara Agung Dewa Sakti Samboja setelah dirawat selama 16 hari dengan gejala penyerta.
Hingga hari ini, ada 638 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kukar, 630 kasus baru dan 8 kasus reinfeksi, dengan rincian 266 orang sedang menjalani isolasi, 362 orang dinyatakan telah sembuh dan 10 kasus meninggal dunia.
Penulis : Lodya Astagina
Editor : Bambang