Yakni KKR 336 (26) perempuan asal Kecamatan Anggana dan KKR 337 (54) laki-laki asal Kecamatan Sebulu.
"KKR 336 telah menjalani isolasi mandiri, dan KKR 337 saat ini tengah menjalani isolasi di RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda sejak dinyatakan terkonfirmasi positif," ujar Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kukar, Martina Yulianti dalam rilis resminya.
Kabar buruknya, ada dua kasus meninggal diumumkan pada hari itu. Pertama, KKR 151 (61), menjalani perawatan di RSUD AM Parikesit sejak 21 Juli 2020 lalu, dan meninggal pada 17 Agustus kemarin.
Hasil diagnosa menunjukan adanya gejala sepsis atau infeksi kompleks yang memicu peradangan seluruh tubuh.
Kemudian KKR 337 (54), telah menjalani perawatan di RSUD AW Sjahranie Samarinda selama satu hari. Sejak 15 Agustus 2020 dan dinyatakan meninggal dunia pada 16 Agustus 2020 lalu. Selain menunjukan gejala Covid-19, dia juga mengidap gagal ginjal stadium lima.
Kabar baiknya, Martina juga mengumumkan kesembuhan empat pasien.Pertama, KKR 123 (26) laki-laki pasien Asimtomatik asal Kecamatan Anggana. Telah dirawat selama 28 hari, dinyatakan sembuh pada 17 Agustus 2020.
Kemudian KKR127 (30) laki-laki asal Kecamatan Anggana. Dinyatakan sembuh pada tanggal 17 Agustus 2020. Merupakan kasus konfirmasi asimptomatik dan telah menjalani masa perawatan dan isolasi selama 28 hari.
KKR 139 (45) laki-laki asal Kecamatan Anggana. Dinyatakan terkonfirmasi asimtomatik dan sembuh pada tanggal 17 Agustus 2020. Telah menjalani masa perawatan dan isolasi selama 28 hari.
Terakhir KKR 147 (36) laki-laki asal Kecamatan Tenggarong Seberang. Merupakan kasus terkonfirmasi asimtomatik dan dinyatakan sembuh pada tanggal 17 Agustus 2020 setelah menjalani masa perawatan dan isolasi selama 27 hari.
"Hingga hari ini kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kukar adalah 337 kasus. Terdiri dari 93 pasien sedang menjalani perawatan, 239 kasus dinyatakan telah sembuh dan 5 kasus meninggal dunia," tutupnya.
Penulis: Reza Fahlevi
Editor: M.Huldi