Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi peternak, tetapi juga seleksi ternak unggulan, dimana sapi eksotik juara pertama berpeluang dipilih sebagai sapi Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden untuk Hari Raya Iduladha 2026.
Kepala Dinas Pertanian Kubar Stepanus Alexander Samson mengatakan, kontes ternak digelar sebagai upaya mendorong peternak terus meningkatkan kualitas budidaya dan manajemen pemeliharaan ternak sekaligus evaluasi serta pertukaran pengalaman antarpeternak.
“Melalui kegiatan ini kami ingin memberi motivasi kepada peternak agar usaha yang dijalankan semakin maju, berorientasi bisnis, dan mampu menghasilkan ternak berkualitas,” kata Samson kepada Korankaltim.com.
Kontes tahun ini diikuti peserta dari sejumlah kecamatan di Kubar dengan kategori yang diperlombakan meliputi sapi eksotik dewasa, sapi eksotik pedet atau bakalan, sapi Bali dewasa, sapi Bali pedet atau bakalan, kambing serta babi pedaging.
Kubar memiliki potensi besar dalam pengembangan sektor peternakan. Apalagi dengan keberadaan Ibu Kota Nusantara, daerah ini dinilai memiliki peluang menjadi penyangga kebutuhan daging di Kalimantan Timur.
“Ini peluang sekaligus tantangan. Karena itu kualitas ternak dan kesiapan peternak harus terus ditingkatkan,” sebut Samson.
Bupati Frederick Edwin yang hadir pada kegiatan ini menyebut, kontes ternak merupakan momentum penting bagi kemajuan sektor peternakan daerah. Ia meminta para peserta memanfaatkan ajang tersebut untuk menunjukkan kualitas ternak terbaik yang dimiliki.
“Saya berharap hewan-hewan yang menjadi juara hari ini dapat menjadi contoh bibit unggul yang bisa dikembangkan lebih luas lagi,” kata Edwin.
Pemerintah daerah terus berkomitmen mendukung sektor peternakan melalui penyaluran bantuan ternak dan program pengembangan desa ternak ke depan.
“Ke depan Kubar jangan hanya menjadi konsumen, tetapi harus mampu menjadi daerah penghasil ternak yang mandiri,” sebutnya.
Untuk menjaga objektivitas penilaian, panitia menghadirkan juri dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Kalimantan Timur. Pemerintah berharap melalui kegiatan ini lahir bibit-bibit ternak unggul yang mampu meningkatkan kesejahteraan peternak sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.
Editor: Aspian Nur