Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji saat menghadiri kegiatan Safari Ramadan yang dirangkai dengan buka puasa bersama di Masjid Jami' Baitul Mutaqqin Ujoh Bilang, Sabtu (15/3/2026).
Dalam sambutannya, Seno Aji mengatakan pembangunan jalan penghubung antar kabupaten terus dilakukan guna meningkatkan konektivitas wilayah serta memperlancar distribusi barang dan mobilitas masyarakat.
Ia menjelaskan dari total panjang ruas jalan sekitar 136 kilometer yang menghubungkan wilayah tersebut, saat ini sebagian besar sudah dalam kondisi beraspal maupun rigid beton.
”Dari total 136 kilometer, saat ini sekitar hampir 80 kilometer sudah teraspal dan rigid beton. Masih ada sekitar 40 kilometer yang sedang dikerjakan,” ujarnya.
Menurutnya, pada akhir tahun 2026 pemerintah provinsi menargetkan tambahan sekitar 24 kilometer ruas jalan akan kembali diaspal. Sementara sisanya sekitar 13 kilometer direncanakan dikerjakan pada 2027.
Dengan demikian, pada akhir 2027 diharapkan seluruh ruas jalan dari wilayah Tering hingga Ujoh Bilang dapat dilalui dengan kondisi yang lebih baik.
”InsyaAllah pada akhir 2027 nanti seluruh ruas jalan bisa dilewati dengan baik, baik dengan aspal maupun rigid beton,” katanya.
Ia menambahkan peningkatan infrastruktur jalan tersebut diharapkan dapat memperlancar arus logistik, mempercepat mobilitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Mahulu.
Selain pembangunan infrastruktur, Seno Aji juga menyampaikan sejumlah program prioritas Pemprov Kaltim, salah satunya program pendidikan gratis bagi mahasiswa asal Kaltim.
Program tersebut mencakup bantuan pendidikan bagi mahasiswa jenjang S1, S2, hingga S3 yang menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi di Kaltim.
”Mahasiswa S1, S2, sampai S3 yang kuliah di dalam Kalimantan Timur akan mendapatkan pendidikan gratis dari pemerintah provinsi,” ujarnya.
Ia berharap berbagai program pembangunan dan bantuan pemerintah dapat terus berjalan melalui sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, serta seluruh elemen masyarakat.
“Kita ingin semua program ini berjalan dengan baik melalui kerja sama antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten, semata-mata untuk kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.
Dalam rangka kunjungan kerja tersebut, Wakil Gubernur juga menyempatkan diri meninjau progres pembangunan Bandara Ujoh Bilang pada siang setelah dirinya tiba di Mahulu.
Dalam peninjauan tersebut diinformasikan bahwa seluruh proses administrasi pembangunan bandara telah selesai dan operasionalnya diperkirakan dapat mulai berproses sekitar Juli atau Agustus mendatang.
Editor: Erwin