Kehadiran gudang tersebut diharapkan mampu memperlancar distribusi beras serta berbagai komoditas pangan lainnya kepada masyarakat.
Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan Dinas Ketahanan Pangan Kubar, Petrus Husen, mengatakan pemerintah daerah saat ini sedang mengupayakan kerja sama dengan Perum Bulog agar dapat memanfaatkan gudang filial yang telah disiapkan di Kubar.
“Kalau yang dimaksud gudang di Kubar itu adalah gudang Bulog. Saat ini kami sedang mengupayakan agar Bulog bisa menempati gudang filial yang sudah kami siapkan,” ujarnya kepada Korankaltim.com, Minggu (15/3/2026).
Menurut Petrus, kehadiran gudang tersebut penting untuk mempercepat proses distribusi beras di Kubar, khususnya untuk program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Selama ini penyaluran beras masih bergantung pada pasokan dari Samarinda sehingga membutuhkan waktu lebih lama.
“Harapannya ke depan Bulog bisa lebih cepat melakukan dropping atau penyaluran beras ke gudang di Kubar. Dengan begitu mobilisasi pangan murah, terutama beras, tidak perlu lagi mengambil dari Samarinda yang jaraknya cukup jauh,” jelasnya.
Pemerintah daerah juga telah menjalin kerja sama dengan Perum Bulog sebagai langkah memperkuat pengelolaan cadangan pangan di daerah.
Melalui kerja sama tersebut, Pemkab Kubar dan Bulog berencana membangun gudang penyimpanan pangan di wilayah Kubar. Fasilitas ini nantinya diharapkan tidak hanya mendukung distribusi beras SPHP, tetapi juga berbagai komoditas pangan lainnya yang dibutuhkan masyarakat.
Saat ini pemerintah daerah juga tengah mengupayakan proses administrasi agar pembangunan gudang tersebut dapat segera direalisasikan.
“Mudah-mudahan proses SIPA dari Pemerintah Kubar ke Bulog bisa segera terealisasi sehingga pembangunan gudang tersebut dapat segera dilaksanakan,” katanya.
Berdasarkan hasil survei sementara, lokasi gudang direncanakan berada di wilayah Ngenyan, tidak jauh dari kawasan Pasar Induk. Jika terealisasi, gudang tersebut diperkirakan mampu menampung sekitar 30 hingga 50 ton beras.
Dengan adanya fasilitas penyimpanan pangan di daerah, distribusi beras diharapkan menjadi lebih cepat sekaligus membantu menjaga stabilitas harga bahan pokok di Kubar.
Editor: Erwin