Di tengah padatnya kegiatan fisik, anggota Satgas juga aktif membaur dalam kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat.
Sejak pagi hingga sore, prajurit TNI bersama warga bahu-membahu menyelesaikan berbagai sasaran pembangunan, mulai dari semenisasi jalan, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), hingga penyediaan fasilitas air bersih. Aktivitas tersebut dilakukan di bawah terik matahari, terlebih dalam suasana bulan Ramadan bagi yang menjalankan ibadah puasa.
Namun, kesibukan itu tidak mengurangi komitmen anggota Satgas dalam menjalankan kewajiban beribadah.
Menjelang waktu berbuka, prajurit dan warga berkumpul di Masjid Al-Muhajirin untuk berbuka puasa bersama. Suasana hangat terasa saat anggota TNI dan masyarakat.
Usai berbuka, kegiatan dilanjutkan dengan salat Magrib, Isya, dan Tarawih berjamaah. Kebersamaan dalam ibadah tersebut semakin mempererat hubungan emosional antara Satgas dan warga, sekaligus memperkuat nilai spiritual di tengah pelaksanaan program pembangunan.
Di waktu yang sama, anggota Satgas yang beragama Katolik juga melaksanakan ibadah Minggu bersama umat di Gereja Katolik Santo Yoseph Linggang Amer. Kehadiran mereka disambut hangat oleh jemaat. Para prajurit mengikuti seluruh rangkaian Misa dengan khidmat, menyatu bersama masyarakat dalam doa dan pujian.
Kehadiran Satgas dalam berbagai kegiatan keagamaan ini menjadi cerminan bahwa TMMD tidak semata berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat kebersamaan dan hubungan sosial di tengah masyarakat.
Dansatgas TMMD Wiltas Ke-127, Letkol Inf Doni Fransisco, menegaskan bahwa ibadah tetap menjadi prioritas di tengah kesibukan tugas.
“Di bulan Ramadan ini, kami ingin memastikan bahwa di tengah kesibukan membangun desa, kewajiban kepada Tuhan tetap diutamakan. Ibadah adalah pondasi moral dan spiritual bagi setiap prajurit dalam menjalankan tugas pengabdian,” ujarnya, Minggu (22/2/2026).
Menurutnya, momen kebersamaan dalam ibadah maupun kegiatan sosial menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, TMMD ke-127 di Kampung Linggang Amer tidak hanya menghadirkan perubahan secara fisik, tetapi juga memperkukuh nilai kebersamaan, gotong royong, dan persaudaraan yang diharapkan terus terjaga setelah program selesai.
Editor: Erwin