Melalui program lintas sektoral ini, TNI bersama pemerintah daerah menyiapkan sejumlah kegiatan pembangunan fisik dan non fisik yang menyentuh kebutuhan dasar warga. Mulai dari perbaikan rumah tidak layak huni, peningkatan fasilitas ibadah, hingga penyediaan sarana sanitasi dan akses jalan kampung.
Dandim 0912/KBR Letkol Inf Doni Fransisco, menyampaikan bahwa TMMD bukan sekadar program pembangunan infrastruktur, tetapi juga upaya mendorong percepatan pembangunan desa secara menyeluruh serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan masyarakat.
Menurutnya, sasaran fisik TMMD Wiltas ke-127 di Kampung Linggang Amer meliputi rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), rehabilitasi gereja, pembangunan MCK, pembuatan sumur bor, serta semenisasi jalan kampung yang selama ini menjadi akses utama aktivitas warga.
“Program ini dirancang untuk menjawab kebutuhan riil masyarakat. Infrastruktur dasar menjadi prioritas agar aktivitas sosial dan ekonomi warga dapat berjalan lebih baik,” ujarnya kepada Korankaltim.com, Minggu (11/1/2026).
Selain pembangunan fisik, TMMD Wiltas ke-127 juga akan diisi dengan kegiatan non-fisik berupa penyuluhan dan pembinaan kepada masyarakat. Kegiatan tersebut mencakup peningkatan wawasan kebangsaan, kesadaran hukum, kesehatan, serta pemberdayaan masyarakat.
Dandim menegaskan, keberhasilan TMMD sangat bergantung pada sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan partisipasi aktif masyarakat setempat. Karena itu, keterlibatan warga sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan menjadi kunci utama.
Melalui TMMD Wiltas ke-127, diharapkan pembangunan di Kampung Linggang Amer dapat berjalan lebih cepat, merata, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat hubungan harmonis antara TNI dan rakyat di wilayah pedesaan Kubar.
Editor: Erwin