Meski belum beroperasi setiap hari, kawasan wisata berbasis alam ini mulai dikenal warga sekitar sebagai tempat rekreasi keluarga yang terjangkau. Sejak dibuka pada Juli 2025, Agrowisata Kramuk Bendo perlahan menunjukkan potensi sebagai destinasi alternatif di wilayah tersebut.
Penanggung jawab Agrowisata Kramuk Bendo, Suprianto, mengatakan pengelolaan wisata saat ini masih dilakukan secara bertahap. Karena itu, jam dan hari operasional masih dibatasi sambil menunggu kesiapan pengembangan kawasan.
“Untuk sementara kami buka pada hari Minggu dan hari-hari besar saja. Operasionalnya mulai pukul 10.00 sampai 18.00 Wita,” ujar Suprianto kepada Korankaltim.com, Jumat (2/1/2026).
Menurutnya, pembatasan tersebut dilakukan agar pengelolaan wisata tetap berjalan maksimal meski fasilitas masih dalam tahap pengembangan. Pihak pengelola ingin memastikan kenyamanan dan keselamatan pengunjung tetap terjaga.
Daya tarik utama Agrowisata Kramuk Bendo tidak hanya terletak pada suasana alamnya yang masih asri, tetapi juga pada keberadaan wahana permainan air. Salah satu yang paling diminati pengunjung adalah perahu air berbentuk bebek yang dapat digunakan untuk berkeliling area perairan.
Pengelola pun menerapkan kebijakan tanpa pungutan tiket masuk. Pengunjung bebas menikmati kawasan wisata, sementara biaya hanya dikenakan bagi yang ingin mencoba wahana. “Masuk ke lokasi tidak dipungut biaya. Kalau mau naik perahu bebek, tarifnya Rp10 ribu,” jelasnya.
Kebijakan tersebut dinilai cukup efektif menarik minat masyarakat. Warga Linggang Purwodadi hingga pengunjung dari kampung sekitar mulai menjadikan Agrowisata Kramuk Bendo sebagai tujuan rekreasi, khususnya untuk menghabiskan waktu bersama keluarga.
Salah seorang pengunjung, Ahmad, mengaku merasa terbantu dengan konsep wisata murah yang ditawarkan. Ia menilai Agrowisata Kramuk Bendo cocok sebagai tempat liburan keluarga tanpa harus mengeluarkan biaya besar.
“Masuknya gratis, anak-anak juga bisa main perahu dengan harga terjangkau. Tempatnya nyaman untuk keluarga,” ujarnya.
Ke depan, pengelola berharap Agrowisata Kramuk Bendo dapat terus dikembangkan menjadi destinasi wisata yang lebih lengkap. Selain memperluas pilihan rekreasi bagi masyarakat, keberadaan agrowisata ini diharapkan mampu mendorong perputaran ekonomi warga di sekitar Linggang Purwodadi.
Editor: Erwin