Plt Kepala Dinas Sosial Kubar Nopandel mengatakan, bantuan beras tersebut merupakan bentuk kehadiran pemerintah daerah dalam menjamin pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat, khususnya keluarga miskin dan rentan. Program ini diharapkan mampu meringankan beban ekonomi rumah tangga penerima manfaat sekaligus menjaga ketahanan pangan di tingkat keluarga.
“Bantuan sosial beras yang disalurkan hari ini merupakan komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kubar, terutama bagi mereka yang benar-benar membutuhkan,” sebut Nopandel kepada Korankaltim.com.
Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari Program Perlindungan dan Jaminan Sosial melalui kegiatan Pengelolaan Data Fakir Miskin cakupan daerah kabupaten/kota, dengan subkegiatan Fasilitasi Bantuan Sosial Kesejahteraan Keluarga yang dilaksanakan oleh Dinas Sosial Kubar.
Secara keseluruhan, program tersebut memiliki pagu anggaran sebesar Rp9.544.628.920 dengan target penerima 30.000 kepala keluarga (KK). Namun dalam pelaksanaan tahun 2025, realisasi bantuan mencapai Rp1.532.400.000 yang disalurkan kepada 7.107 KK penerima manfaat.
Nopandel menegaskan bahwa pelaksanaan kegiatan ini memiliki dasar hukum yang jelas, yakni SK Bupati Kutai Barat Nomor 12 Tahun 2022 tentang tata cara pemberian hibah dan bantuan sosial yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), serta didukung Dokumen Pelaksanaan Anggaran Perubahan (DPAP) Dinas Sosial tahun 2025.
Sementara Bupati Kubar Frederick Edwin dalam menyampaikan angka kemiskinan di Kubar masih menjadi tantangan yang harus dihadapi secara serius dan berkelanjutan. Karena itu, pemerintah daerah terus menghadirkan berbagai program perlindungan sosial dan pemberdayaan masyarakat.
“Kegiatan ini bertujuan memastikan tersedianya kebutuhan pangan pokok bagi masyarakat kurang mampu, sehingga dapat membantu meringankan beban ekonomi rumah tangga dan menjaga stabilitas sosial,” kata Edwin.
Diharapkan bantuan beras yang disalurkan dapat dimanfaatkan secara bijak dan tepat sasaran, serta berkontribusi nyata dalam menurunkan angka kemiskinan di Kubar secara bertahap.
Editor: Aspian Nur