Mereka merupakan putra daerah yang terpilih untuk mengikuti pendidikan teknisi di Jakarta, sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan terhadap masyarakat sekitar tambang.
Acara pelepasan dihadiri unsur pemerintah kecamatan, TNI-Polri, jajaran manajemen PT Petrosea, serta orang tua peserta.
Suasana berlangsung khidmat dan penuh harapan karena program ini membuka kesempatan bagi anak muda lokal untuk mengembangkan keterampilan dan menyiapkan diri menghadapi dunia kerja.
Wakil Bupati Kutai Barat, Nanang Adriani memberikan apresiasi kepada PT Petrosea atas inisiatifnya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah.
Ia menilai, kegiatan ini merupakan bentuk nyata sinergi antara dunia industri dan pemerintah dalam mempersiapkan tenaga kerja terampil.
“Program ini adalah wadah untuk membentuk SDM yang unggul, terampil, dan siap menghadapi tantangan industri. Kami tentu memberikan dorongan dan apresiasi kepada perusahaan yang memiliki kepedulian seperti ini,” ujarnya kepada Korankaltim.com.
Nanang juga berpesan agar para peserta menjaga nama baik daerah dengan menunjukkan etos kerja tinggi, disiplin, dan tanggung jawab. Ia menegaskan keberhasilan mereka nantinya akan menjadi kebanggaan bagi Kubar.
Sementara itu, Mining Manager PT Petrosea Site Kubar, Steve Kalalo, menjelaskan pelaksanaan TDP merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk membina sumber daya manusia di sekitar wilayah operasi.
“Kami ingin menciptakan pekerja yang andal dan sesuai dengan kebutuhan industri. Harapannya, lulusan program ini dapat menjadi tenaga profesional yang siap bersaing,” katanya.
Steve menambahkan, PT Petrosea memiliki tiga program pengembangan SDM, yakni Graduate Development Program (GDP), Fresh Operator Training Program (FOTP), dan TDP. Untuk TDP, masa pendidikan dan praktik kerja (on job training) berlangsung selama satu hingga tiga tahun dengan jenjang karier yang telah ditetapkan perusahaan.
Salah satu peserta, Reo (21) asal Long Daliq, mengaku bangga dan bersyukur menjadi bagian dari program tersebut.
“Kesempatan ini sangat berharga karena kami bisa belajar sekaligus membuka peluang karier. Dari ratusan peserta yang ikut seleksi, hanya sepuluh orang yang terpilih,” ujarnya.
Program TDP diharapkan mampu menambah keterampilan tenaga muda Kubar sekaligus memperluas peluang kerja di sektor industri pertambangan.
Editor: Erwin